Haleluya!
Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah
Betapa besarnya Allah kita? Adakah sesuatu yang mustahil bagi-Nya?
Yeremia 32:27 mengingatkan kita bahwa Dia adalah Tuhan, Allah segala makhluk, dan tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi-Nya. Juga, Yesus berkata dalam Matius 19:26, "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Karena itu, kita tidak perlu berkecil hati. Ketika hidup terasa berat, Allah masih sanggup. Bahkan ketika keadaan tampak mustahil, Dia tetap menjadi Allah yang sama yang membuka jalan.
Kasih Karunia-Nya Cukup
Ketika kita lemah, sakit, lelah, atau hancur, justru di situlah kuasa Allah menjadi sempurna dalam diri kita. Dalam 2 Korintus 12:9, Tuhan berkata, "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."
Karena itu, kelemahan kita bukanlah akhir segalanya. Sebaliknya, itu justru menjadi tempat di mana kuasa Allah turun menaungi kita.
Sungguh besar Allah yang kita sembah.
Allah Tidak Berubah
Ibrani 13:8 menyatakan bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin, hari ini, maupun sampai selama-lamanya. Demikian pula, Maleakhi 3:6 mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak berubah.
Belas kasihan-Nya tidak berubah. Kasih-Nya tidak berubah, dan Firman-Nya pun tidak berubah.
Namun, kita harus membiarkan Allah mengubah kita.
Melalui Firman-Nya, Dia memurnikan kita, mengoreksi kita, dan mengajar kita bagaimana mengasihi sesama. Kadang-kadang orang sulit untuk dihadapi. Di lain waktu, mereka marah atau menyakiti. Meskipun demikian, Allah memanggil kita untuk hidup dalam belas kasihan.
Hati Pengampunan
Lihatlah Yesus di kayu salib.
Saat Dia menderita, Dia masih berdoa dalam Lukas 23:34, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
Itulah yang seharusnya menjadi hati setiap orang percaya.
Karena itu, kita tidak boleh tergesa-gesa mengkritik. Kita juga tidak boleh tergesa-gesa menghakimi. Daripada berbicara melawan orang lain, kita harus memandang kepada Allah, hidup dalam Firman-Nya, dan menyerahkan segalanya ke dalam tangan-Nya.
Belas Kasihan-Nya Berlimpah
Betapa besar belas kasihan-Mu, ya Tuhan. Betapa berlimpah kasih karunia-Mu. Kasih-Mu mengelilingi mereka yang mengikut-Mu, dan kasih-Mu tidak pernah gagal.
Maka marilah kita tidak diganggu oleh kekhawatiran kecil. Jangan sampai kita dikalahkan oleh kesalahan orang lain. Selain itu, jangan sampai kita tetap terpuruk oleh kesalahan kita sendiri.
Sebaliknya, marilah kita kembali kepada Allah. Ketika kita menerima belas kasihan-Nya, marilah kita mengampuni orang lain. Kemudian, dengan hati yang rendah, marilah kita terus berjalan dalam Firman-Nya.
Mazmur 138:2 mengatakan bahwa Allah telah memuliakan Firman-Nya mengatasi segala nama-Nya.
Terpujilah Tuhan.
Kiranya Allah memberkati semua orang yang membaca dan mendengar pesan ini.
Dalam nama Yesus.
Amin.
Ayat-Ayat Alkitab yang Dirujuk
- Yeremia 32:27
- Matius 19:26
- 2 Korintus 12:9
- Ibrani 13:8
- Maleakhi 3:6
- Lukas 23:34
- Mazmur 138:2
Sumber Daya
Anda mungkin akan menemukan sumber daya berikut ini berguna:
- Alkitab Audio Gratis:
https://peplamb.com/free-audio-bibles/
- Aplikasi Alkitab:
- Klik versi Alkitab berikut untuk mendengarkan daftar putar audio dari ayat-ayat di atas:
